Cara Menggambar Anatomi Tubuh

cr: SAN-X

Halo Starlings~

Pernah nggak sih Starlings ingin menggambar karakter tapi bingung mulai dari mana karena anatominya selalu terasa susah? Atau pernah ngerasa gambar badan selalu aneh, tangan kepanjangan, atau proporsinya nggak pas? Tenang, semua orang pernah ada di fase itu kok—dan itu wajar banget!

Menggambar anatomi bukan soal bakat doang. Yang paling berpengaruh itu latihan rutin dan ngerti konsep dasarnya. Di tutorial ini, aku bakal bantu Starlings pelan-pelan ngerti anatomi tubuh, dari struktur sederhana sampai proporsi yang bener—dengan cara yang santai dan gampang diikutin~!

Nggak perlu takut salah atau minder kalau hasilnya belum sempurna. Seniman hebat juga mulai dari garis-garis kaku dan bentuk yang nggak jelas. Yuk kita belajar bareng, step by step. Siapa tahu nanti Starlings bakal kaget sendiri lihat progressnya!

Jadi, apa itu Anantomi Tubuh?

Anatomi berasal dari kata Yunani “anatome,” yang berarti “memotong” atau “membedah.” Secara sederhana, anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh, baik pada tingkat makroskopis (yang dapat dilihat dengan mata telanjang) maupun mikroskopis (yang memerlukan alat bantu seperti mikroskop). Anatomi mencakup berbagai aspek, mulai dari organ dan sistem organ hingga jaringan dan sel.

Nah setelah tau apa itu anatomi, yuk kita masuk saja ke tutorialnya!

Langkah 1: Buat Lingkaran untuk Kepala

cr: design.tutsplus.com

Kenapa sih kalau gambar anatomi harus mulai dari lingkaran buat kepala?
Karena lingkaran itu jadi pondasi awal buat nentuin bentuk dan ukuran kepala. Dari lingkaran, Starlings bisa lebih gampang nentuin arah wajah, posisi mata, hidung, mulut, dan proporsinya. Ibaratnya, lingkaran itu blueprint sebelum masuk detail.

Langkah 2: Pinggul

cr: design.tutsplus.com

Kenapa setelah gambar lingkaran kepala kita lanjut bikin pinggul?
Karena pinggul itu jadi patokan penting buat nentuin proporsi tubuh dan arah pose. Setelah kepala terbentuk, pinggul bantu ngatur seberapa panjang badan, posisi kaki, dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

Kalau kepala dan pinggul sudah ada, bagian tubuh lain jadi lebih gampang disusun seperti nyusun rangka—tinggal sambung bahu, badan, dan kaki. Jadi pose nggak bakal ngawur atau keliatan kaku.

Intinya: Kepala = titik awal ukuran. Pinggul = fondasi pose dan keseimbangan.
Dua ini ibarat koordinat utama sebelum detail lainnya.

Langkah 3: Kaki dan Lutut

cr: design.tutsplus.com

Anggap aja posisi figur ini sedang berdiri, dengan kaki sejajar lurus di bawah sendi pinggul. Sendi lutut ada di garis ke-6, karena di situ posisi bagian bawah tempurung lutut.

Kalau kaki diluruskan, lutut ada di garis lurus yang sama dengan pinggul dan pergelangan kaki. Tapi garis ini sifatnya cuma sebagai panduan. Cara gambarnya: sambungkan sendi pinggul ke bagian dalam lutut, lalu dari bagian luar lutut ke bagian dalam pergelangan kaki.

Langkah 4: Rongga Dada ke Pusar

cr: design.tutsplus.com

Bagian dada (rusuk & paru-paru) adalah volume penting ketiga setelah kepala dan panggul. Bentuk sederhananya berupa oval yang dimulai dari tengah antara garis 1 dan 2, sampai garis 3. Tapi bagian bawahnya sebaiknya dipotong sedikit, supaya bentuknya lebih mirip tulang rusuk asli. Ruang kosong di antara dada dan panggul itu penting banget—karena bagian ini lembut dan fleksibel, bisa berubah bentuk (perut rata, buncit, pinggang ramping), dan jadi tempat utama terjadinya gerakan dan putaran tubuh.

Saat menggambar tubuh, jangan sambung dada dan panggul seperti dua blok kaku—karena itu bikin pose jadi kaku dan nggak punya fleksibilitas. Lebar oval dada sementara ini kira-kira sama dengan panggul.

Langkah 5: Bahu

cr: design.tutsplus.com

Garis bahu ada kira-kira di tengah antara garis 1 dan 2, dengan lebar bahu sekitar 2–3 lebar kepala. Tapi posisi bahu ini bisa kelihatan beda banget tergantung pose dan bentuk tubuh. Secara dasar, garis bahu sedikit melengkung ke bawah. Tapi kalau tubuh lagi tegang atau mengangkat bahu, lengkungannya bisa naik dan terlihat lebih tinggi.

Selain itu, otot trapezius (yang dari depan terlihat seperti menghubungkan bahu ke leher) beda-beda tiap orang. Kalau ototnya besar atau banyak lemak, bahu bisa terlihat sangat tinggi sampai seolah-olah nggak punya leher. Sebaliknya, kalau ototnya kecil—sering terlihat pada perempuan muda—bisa bikin leher terlihat lebih panjang.

Langkah 6: Lengan, Pergelangan Tangan, dan Tangan

cr: design.tutsplus.com

Sekarang waktunya belajar menggambar tubuh dengan lengan.
Pergelangan tangan ada di garis 4, sedikit di bawah sendi pinggul (bisa coba sendiri: berdiri, tempelin pergelangan tangan ke pinggul—posisinya pas di situ).

Ujung jari kira-kira sampai tengah paha, yaitu garis 5 di sketsa tubuh.
Untuk siku, bentuk sendinya agak rumit (nanti kita bahas detailnya), tapi sementara cukup tandai sebagai oval memanjang yang posisinya di garis 3.

And That's How Starlings draw an Anatomy!

cr: pinterest

Jadi Starlings, gimana? Apakah tutorial tadi bermanfaat? Atau Starlings ingin mempelajarinya lebih dalam?

Drop di kolom komentar ya, aku penasaran banget buat tahu pendapat Starlings!

Bye bye Starlings~

Komentar

  1. terimakasih tutorialnya, aku terbantu banget ♡! mungkin aku mau request boleh gak dipakein gambar contoh supaya aku bisa lebih tergambar lagi >0<

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Menggambar Dengan Mudah Untuk Pemula!

Menggambar Tangan Itu Sebenarnya MUDAH??!!